Rabu, 01 Juni 2022

Pandemi Covid-19 Masih Memukul Ekonomi Masyarakat

(Sumber gambar: Dokumen pribadi penulis, camera)








Para pedagang pasar Bata Putih mengeluh menurunnya pendapatan akibat kurangnya daya beli masyarakat, Rabu (1/6/2022). Foto Pasar Bata Putih Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

JAKARTA, Seputar News - Penurunan tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat diyakini menjadi faktor turunnya pendapatan para pedagang.

Kasus COVID-19 di Indonesia tercatat terus mengalami penurunan, namun pertumbuhan ekonomi saat ini masih mengalami krisis akibat pandemi COVID-19.

Pandemi COVID-19 mempengaruhi perekonomian secara luar biasa. Tahun lalu seluruh dunia menghadapi penurunan ekonomi dan menyebabkan kontraksi yang sangat dalam karena hampir semua negara melakukan pembatasan mobilitas secara ketat. Bahkan banyak negara yang menerapkan lockdown yang memberikan konsekuensi pada perekonomian yang langsung merosot sangat tajam.

Keberadaan pandemi COVID-19 telah memaksa masyarakat tidak hanya Indonesia namun juga dunia untuk membatasi aktivitas karena penyebarannya yang masif dengan resiko kesakitan dan kematian yang signifikan. Pada saat itu banyak masyarakat terpaksa tinggal dirumah dan hampir semua aktivitas dilakukan dalam ruangan. Akibatnya banyak para pekerja di PHK mulai dari sektor buruh dan pedagang sampai menengah ke bawah sangat terdampak. 

Walaupun kasus COVID-19 di Indonesia tercatat terus mengalami penurunan, namun COVID-19 masih berdampak melumpuhkan ekonomi Masyarakat terutama para pedagang-pedagang kecil pasar Bata Putih.

Seorang pedagang menuturkan kondisinya pada wartawan Jamal Mustofa  yang melaporkan untuk Seputar News.

"Sekarang pasar makin sepi, mau bagaimana ya kemarenkan jaman virus corona ya banyak para pekerja juga yang di PHK jadi banyak yang tidak punya penghasilan sama sekali itu kan berpengaruh juga sama pembeli, kadang yang biasa beli 2kg jadi 1kg malah gak beli sama sekali, apalagi kaya warung-warung makan banyak yang tutup juga jadi pelanggan yang biasa beli makin gak ada" ujar pak Anen pedagang pasar bata putih.

Pemerintah Indonesia mendukung pemulihan dunia kerja akibat pandemi COVID-19 yang berorientasi pada manusia.

Hal ini disampaikan Presiden RI Joko Widodo, bahwa setidaknya sudah dilakukan 4 upaya. 

Yakni menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan menggencarkan program vaksinasi COVID-19 bagi para tenaga kerja dan keluarga secara gratis, lalu menguatkan jaring perlindungan sosial sebagai bagian program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Selain itu juga dengan bekerja sama menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan keberpihakan dan inovasi yang pro-manusia, dan kemudian memperkuat daya saing pekerja dalam menghadapi tantangan dunia pada masa mendatang, salah satunya melalui pendidikan literasi digital.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pandemi Covid-19 Masih Memukul Ekonomi Masyarakat

(Sumber gambar: Dokumen pribadi penulis, camera) Para pedagang pasar Bata Putih mengeluh menurunnya pendapatan akibat kurangnya daya beli ma...